Konfirmasi Sedekah

Konfirmasi Sedekah


Konfirmasi Sedekah

Nama : *
Tempat Lahir : *
Tanggal Lahir : *

Tanggal
/
Bulan
/
Tahun
Alamat : *
Jumlah Transfer : *
Tanggal Transfer : *
Bank Tujuan *
Penyaluran Sedekah *
Pesan dan Saran

Keterangan :
Nomor Rekening tersedia Saat Ini :
 
 
Bank BNI Syariah Cabang Kota Cirebon 
No. Rek : 0181556695 a/n. SANDRA ADITIA
 
Formulir Berbagi

Formulir Berbagi


Formulir Berbagi di Bagipedia.com
Nama : *
Tempat Lahir : *
Tanggal Lahir : *

Tanggal
/
Bulan
/
Tahun
Alamat *
Nomor Telepon/HP :
E-mail (Jika Ada) :
Unggah Foto
Unggah File
Kategori Berbagi *
Artikel Berbagi *


Keterangan :
  1. Tanda *) berwarna merah pada formulir diatas harus diisi;
  2. Setelah isian data diatas terisi dengan benar kemudian klik kotak Kirim;
  3. Kemudian setelah kami menerima pesan dari Anda maka akan kami pelajari terlebih dahulu;
  4. Pesan/Artikel Anda akan kami tayangkan paling lambat max. 2x24 jam;
  5. Apabila dalam kurun waktu 1-2 x 24 jam belum saja di tayangkan maka boleh jadi pesan/artikel Anda kurang sesuai dengan kreteria penayangan kami; atau Anda boleh mencoba lagi kirim Artikel melalui Form Alternatif atau e-mail kami : bagipedia@yahoo.com;
  6. Terima kasih kami sampaikan kepada Ibu/Bapak/Guru/Saudara-Saudara yang telah meluangkan waktu untuk sejenak menulis/menuangkan ilmu/pengalamannya dan ikut berpartisifasi dalam program berbagi ilmu dan pengalaman di www.bagipedia.com mudah-mudahan bisa menjadi sarana kita untuk beribadah/berdakwah melalui media internet dengan niat baik kita semua ini, mudah-mudahan kita mendapatkan ridho dari Allah SWT. Amiin....
Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Kelahiran Nabi Muhammad SAW


Tanggal Kelahiran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam diperselisihkan secara tajam. Ada yang mengatakan bahwa beliau lahir tanggal 2 Rabiul Awal, 8 Rabiul Awal, 10 Rabiul Awal, 12 Rabiul Awal, 17 Rabiul Awal (Lihat al-Bidayah wa Nihayah karya Ibnu Katsir: 2/260 dan Latho’iful Ma’arif karya Ibnu Rojab hlm. 184-185). Semua pendapat ini tidak berdasarkan hadits yang shahih. Adapun hadits Jabir dan Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma yang menerangkan bahwa tanggal kelahiran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah tanggal 12 Rabiul Awal tidak shahih. Kalaulah shahih, tentu akan menjadi hakim (pemutus perkara) dalam masalah ini. Akan tetapi, Ibnu Katsir rahimahullah berkata tentang hadits tersebut, “Sanadnya terputus.” (al-Bidayah wan Nihayah karya Ibnu Rajab hlm. 184-185)

Berhubung penentuan hari kelahiran beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak ada yang shahih, tidak mengapa kalau kita menukil pendapat ahli falak. Banyak ahli falak berpendapat bahwa hari kelahiran beliau adalah pada tanggal 9 Rabiul Awal, seperti al-Ustadz Mahmud Basya al-Falaki, al-Ustadz Muhammad Sulaiman al-Manshur Fauri (Sebagaimana dinukil oleh Shofiyurrohman al-Mubarokfuri dalam ar-Rahiqul Makhtum hlm. 62), dan al-Ustadz Abdullah bin Ibrahim bin muhammad as-Sulaim, beliau mengatakan,
“Dalam kitab-kitab sejarah dan siroh dikatakan bahwa Nabi shallallahu’alaihi wa sallam lahir pada hari Senin tanggal 10, atau 8, atau 12 dan ini yang dipilih oleh mayoritas ulama. Telah tetap tanpa keraguan bahwa kelahiran beliau adalah pada 20 April 571 M (tahun Gajah), sebagaimana telah tetap juga bahwa beliau wafat pada 13 Rabiul Awal 11 H yang bertepatan dengan 6 Juni 632 M. Selagi tanggal-tanggal ini telah diketahui, maka dengan mudah dapat diketahui hari kelahiran dan hari wafatnya dengan jitu, demikian juga usia Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dengan mengubah tahun-tahun ini pada hitungan hari akan ketemu 22.330 hari dan bila diubah ke tahun qamariyyah akan ketemulah bahwa umur beliau 63 tahun lebih tiga hari. Dengan demikian, hari kelahiran beliau adalah hari Senin 9 Rabiul Awal tahun 53 sebelum hijriah, bertepatan dengan 20 April 571 M. (Taqwimul Azman hlm. 143, cet pertama 1404 H)
Syaikh Ibnu Utsaimin berkata, “Sebagian ahli falak belakangan telah meneliti tentang tanggal kelahiran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ternyata jatuh pada tanggal 9 Rabiul Awal, bukan 12 Rabiul Awal.” (al-Qaulul Mufid ‘ala Kitab Tauhid: 1/491. Dinukil dari Ma Sya’a wa Lam Yatsbut fis Sirah Nabawiyyah hlm. 7-8 oleh Muhammad bin Abdullah al-Ausyan)
Dengan demikian, apa yang dirayakan oleh sebagian kaum muslimin pada tanggal 12 Rabiul Awal setiap tahunnya.
Bersatulah Dunia dengan Agama

Bersatulah Dunia dengan Agama

Jangan pisahkan dunia Dengan agama. Shalat Dengan bisnis. Dakwah Dengan dagang. 1 ksatuan. Politik&aqidah. Ekonomi&aqidah. yang gitu2 dah. Utuh.
Kyk saya, he he, dakwah ya dakwah. tapi dagang ya tetap dagang. tapi bukan dagangin dakwah. Yah, Mudah-mudahan banyak ditiru. jangan malu2 ah bisnis.
Shalat itu ibadah. Bisnis? Bisnis ya ibadah. sebab ibadah, langkahnya kudu bener, sumbernya kudu bener, yang didagangin, kudu bener.
Contoh dakwah sambil dagang, dagang sambil dakwah: PatunganUsaha sama PatunganAset. Itu ngajak semua orang usaha. InsyaAllah.
Buka showroom juga dakwah loh. Tunjukin Gimana kalo muslim dagang. Jujur, bener, barang bagus. Sambil ngajakin karyawan jaga shalat.
Buka kuliner? Bisnis, &bs juga ibdh. Bahkan dakwah. Koq bisa? Ya, nunjukin kejujuran aja, kesantunan, itu udah dakwah. Dakwah dalam bisnis.
Akibat misahin dunia Dengan agama. Shalat, kayak khusyu’, tapi di luar, dagangnya bohong, ngga jujur, korupsi kerjaannya, dll.
Yg ngga boleh itu, ustadz bertarif. Kalo ngga dikasih duit, ngga mau datang Itu yang ngga boleh. tapi kalo ustadz jadi juragan minyak wangi, oke banget.
Jadi ustadz, jangan ngajak orang ke mesjid doangan. tapi ajak juga ke sekolah, ke kampus, belajar. +ngajak ke pasar. Dagang. Gitu kira2. Utuh.
Tdk cuma ngajak zikir… tapi ajak kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas. Itu yang dilakukan oleh banyak ustadz. Komprehensif. POL dah.
Tar kpn2 ustadz punya klub sepakbola dunia… He he… Punya stadion.. Punya mall… Punya hotel kan udah, he he he, atas izin Allah.
Mmperkerjakan orang itu ya dakwah loh. Bukan bisnis semata. Kalo kerja sama kita, jadi shalat, jadi ngaji, jadi pake jilbab. Itu dakwah tuh.
Punya pemimpin yang turun ke jalan? Keren. Turun ke orang susah? Keren. Turun ke pasar2? Keren. Apalagi kalo +turun ke masjid2, doa bareng.
Bagus ke Allah, jelek ke manusia… ngga bagus.
Bagus ke manusia, jelek ke Allah… ngga bagus.
Jelek ke Allah, jelek ke manusia… Parrraaaahhh…
Bagus ke Allah, bagus ke manusia… TOP.
Egois

Egois

#egois 1. Doa buat istri/suami yang egois:
#egois 2. Prinsip dasar, inti doa, konten doa, bisa bahasa Indonesia.
#egois 3. Prinsip dasar yang lain, awali Dengan shalawat… Makin banyak shalawatnya, untuk nganter 1 doa, makin bagus.
#egois 4. Setelah shalawat, istighfar.
#egois 5. Istighfar sederhana, ya “astaghfirullah”. Andai mengerti luasan maknanya, itu 1 kalimat, sangat memadai.
#egois 6. Tapi karena barangkali ngga terlalu paham, ya istighfarnya dijabarin sendiri saja, sambil dirasa2, punya salah apa… Koq…
#egois 7. … Koq dihadiahin suami/istri yang egois… Cari tau penyebabnya, bukan dari “lawan”, tapi dari dalam diri sendiri…
#egois 8. Ada sebab langsug, ada sebab ngga langsung. Sebab langsug, mungkin kelakuan kita sama pasangan kita. sebab tidak lsg…
#egois 9. … sebab tidak langsung adalah dari perbuatan salah kita di tempat lain, sama/ke orang lain, yg…
#egois 10. … yang buahnya “dimunculkan” Allah mnjd suami/istri yang menyebalkan.
#egois 11. sebab namanya sj Yang Menghukum. Ya terserah Allah bentuk hukumannya apa.
#egois 12. Itulah sebabnya, banyak orang tidak mengerti kenapa bisa terjadi ini dan itu, Padahal tidak merasa begini&begitu. Ternyata…
#egois 13. … Ternyata, scr langsung mmng tidak ada kaitannya. tapi setelah ditelisik lebih dlm, lewat cermin kejujuran diri/muhasabah, baru ketahuan.
#egois 14. sebab tidak langsung itu bisa kesalahan kita sama Allah lsg, atau sama manusia yang lain.
#egois 15. Contoh. Kita ini bawa rizki haram ke rumah. Lah lah lah, rizki haram itu yang mengubah hati istri mnjadi keras.
#egois 16. Istri yang ketika dipinang malu2, sering tersipu, lembut, tapi kemudian berubah menjadi kasar. Suka memaki.
#egois 17. Atau sebaliknya…
#egois 18. Istri durhaka sama orang tuanya, atau menyakiti kaka dan adiknya. Sedang semua ngga berani. Eh eh, suami diubah oleh Allah perangainya.
#egois 19. Orang lain sulit menemukan kesalahan diri kita, kecuali kita sndiri yang menelisik diri kita sendiri. jadi mulai doa Dengan istighfar…
#egois 20. … Yakni, mulailah doa, tidak ke inti apa yang diinginkan, melainkan musahabah dulu, cari tau ke dalam dulu…
#egois 21. Belajarlah soal penyebab dan jawaban. Juga istighfar.
#egois 22. Saya udah nulis buku tuh, seputar ini: Temukan Penyebabnya Temukan Jawabannya. Mengupas banyak hal yang barangkali tidak disadari orang.
#egois 23. Itu judul bukunya. Bukan promo loh. Nyuruh beli, he he.
#egois 24. Saya tweet ini sebab ada yang minta doa Gimana menghadapi istri/suami yang egois. Ya, sekalian aja saya tweet.
#egois 25. Tapi to be continued dulu neh. Mau lanjut perjalanan dulu. Makasih ya. InsyaAllah saya terusin, bila Allah izinkan dan ridha.
by : http://yusufmansur.com/egois/
Gara-Gara Genio

Gara-Gara Genio

#genio. 1. Ada yang tau Genio…?
#genio 2. Temennya Genio itu, Cielo… Di atasnya Genio. Tapi itu tunggangan anak muda banget. Pada masa itu.
#genio 3. Lupa saya tahunnya. tapi sekitaran ’96-’97 dah.
#genio 5. karena seneng balap, saya beli juga DanGan. Mitsubishi Born to Run. DOHC. Di atas SOHC. Dikilik. Siap turun.
#genio 6. Buat yang muda, modis, tapi formal, saya di tahun2 itu pake Genio. Keluaran Honda.
#genio 7. Senengnya pada komen dulu ya. Ikutin aja dulu, he he. *kalem. Tweet juga baru ampe 6, komen udah bejibun, hi hi hi.
#genio 8. Dimulai tahun ’93-’94, saya mulai dagang.
#genio 9. waktu beli Genio, musik yang nemenin, TOTO. Yah, kayak Rosana, ’99…
#genio 10. Kadang Roxette… It must have been love… It must have been good…. He he he.
#genio 11. Nah, lagu2 GNR II, use your illusions, ya di tahun2 di mana saya nunggangin DanGan atau Genio itu.
#genio 12. Dulu, zamannya bagasi POL sama audio. Box CD nya bisa sampe 12-24 CD (itu maksimum pada masa itu). Bisa muat banyak.
#genio 13. Segala lagu Unforgivennya Metallica, ya di situ juga. Zaman2nya Cranberries ya di situ juga.
#genio 14. Hingga dunia kemudian meregut hal trmahal dalam hidup saya.
#genio 15. Yakni saya mulai hilang shalat berjamaah… Lalai dari zikir… Hilang shalat dhuha, shalat malam… Lalai juga dari Qur’an.
#genio 16. Sadar… tapi agak susah buat berhenti. Dan Allah tau itu…
#genio 17. Sesekali terselip rasa malu, saat nunggangin mobil2 berkelas pada zamannya, untuk ukuran anak betawi model saya. Malu sama Allah.
#genio 18. Koq dikasih rizki, berupa mobil, telinga, waktu, eh eh eh, koq yang didengar, bukan Qur’an…
#genio 19. Saya saat itu lebih adem denger I will remembernya Toto… Ketimbang alunan imam2 tanah suci.
#genio 20. Perasaan rindu akan zikir, shalat berjamaah, Qur’an… Kalah Dengan wajah dunia, yang sesat lagi menyesatkan.
#genio 21. Hingga akhirnya langkah saya dihentikan Allah. ’98 saya ngga punya ngga apa2. Dan masuklah jerusi besi untuk pertama kalinya.
#genio 22. Episode digebukin, lari dari keramaian, bersembunyi, dikejar pistol, dan macem2 episode gelap, meluluhlantakkan semua ksenangan.
#genio 23. Tapi anehnya, mendatangkan semua kenikmatan yang sempat terkubur hawa nafsu. Kenikmatan itu muncul kembali.
#genio 24. Di kamar tahanan, al Qur’an memanggil manggil saya. Saya mendatanginya. Lembar demi lembar saya buka.
#genio 25. Ya Allah, saya menangis…
#genio 26. Kemana aja saya selama ini…?
#genio 27. Gemericik air wudhu di sepertiga malam…
#genio 28. … Dan bersepi2nya dengan Allah Ar Rahmaan…
#genio 29. Tak pernah sebanding Dengan suara audio kelas 1 di BMW yang akhirnya menjadi tunggangan setelah Genio.
#genio 30. Instrumen kelas dunia macam Yani… benar-benar ngga ada seujung kukunya huruf demi huruf Qur’an yang saya mulai baca kembali…
#genio 31. Doa saya pada satu malam… Ya Allah…
#genio 32. Jika Engkau kembalikan lagi dunia untuk ku, berilah dunia yang bisa tetap Engkau mencintaiku, &aku tetap mencintau-Mu.
#genio 33. Kutanam motivasi dan kutancapkan di hati terdalam, jika merek2 tunggangan (mobil) bisa lagi kudapat…
#genio 34. … maka setengah kuharamkan musik… Hanya Qur’an. Agar setiap jengkal bagian mobil yang kukendarai, mobil itupun ikut mengaji…
#genio 35. Saya merajuk ke Allah…
#genio 36. Ya Allah… Percayakan kembali dunia untuk ku… Kan kugunakan dunia untuk berjalan di sisi-Mu, membiayaiku memperingatkan orang2…
#genio 37. Percayakan kembali ya Allah, dunia untuk ku, tapi untuk semakin mendekatkan diriku, &sbnyk2nya orang untuk dekat kpd-Mu…
#genio 38. Engkaulah Harta Termahal, Terindah, yang harusnya lebih diharapkan…
#genio 39. Yaaah, janji seorang yang Sedang terpuruk… Dengan deretan janji2 lain yang tertoreh…
#genio 40. Aku sempat marah sama dunia. Dunia kukejar, eh dia malah membuatku terjerembab.
#genio 41. Saya sempat kecewa dengan dunia, yang tak bisa membela saya saat saya perlu dia. Sedang saya masih hidup. Gimana lagi saya sudah wafat nanti?
#genio 42. Dunia kukejar, sampe melupakan Allah, lalai shalat, jauh dari keluarga, tapi akhirnya dunia malah menginjak2ku…
#genio 43. Dunia menjadi liar. Sangat liar. Buas. Sangat buas. Bila dicari dengan melupakan Allah. Serem. Sungguh serem.
#genio 44. Satu demi satu, ketika saya sadar, saya melihat orang2 dilempar oleh dunia. Dicampakkan oleh dunia.
#genio 45. Dunia menyeringai kepada mereka, menyeringai jahat. Mereka yang masih tertawa lepas, hanya belom waktunya saja diterkam, dilempar.
#genio 46. Dunia hanya akan jadi patuh, jika dicari Dengan Cara2nya Allah, &pas udah dpt, ngga lupa sama Allah, +dikembalikan lagi untuk Allah.
#genio 47. Dunia akan sangat baik sekali ke kita, menjadi tangga2, saat ruh kita lepas dari badan, hingga ke peristirahatan trbaik.
#genio 48. Bahkan dunia akan mengantarkan kita untuk berjumpa dengan Pemilik Aslinya. Yakni Allah…
#genio 49. Asal kita mencari dunia Dengan Cara2 Allah, penuh syukur, ngga lalai, manfaat buat orang banyak&menjadi senjata untuk beramal.
#genio 51. Allah Maha Kaya. DIA mengambil agar kita mengingat-Nya.
#genio 52. sekarang yang mengalun, yang memenuhi kabin mobil, suara Imam2 Haromain; Sudais, Ghomidi, Shuraim, Khudzaifi…
#genio 50. sekarang ini, tunggangan udah jauh melebihi periode ’94-’99, alhamdulillaah…
#genio 53. Atau kadang Misyari… Ayyub… Hani ar Rifai… Atau Yusuf Mansur, he he he…
#genio 54. Lambang2 mobil yang dulu seakan hanya bisa dicari Dengan melupakan Allah, parkir dengan manis di rumah…
#genio 55. Mereka seakan meminta dipelihara oleh tuannya… Mereka datang sendiri… Tanpa diminta. Tanpa dicari.
#genio 56. Betullah apa yang menjadi Firman Allah… Di Hadits Qudsi…
#genio 57. Khoddim, man khodamanii… Layani, mereka yang melayani Aku… Begitu Firman-Nya kepada dunia…
#genio 58. Wakh-dzul man khodzalanii… Dan hinakan mereka yang menghinakan Aku, melupakan Aku, melalaikan Aku…
#genio 59. Udah dulu ya. Saya udah nyampe Samarinda. Alhamdulillaah… Makasih doanya…
#genio 60. Jangan lupa, baca al Mulk sebelum tidur… Salam…
by : http://yusufmansur.com/genio/
Temui yang Punya Dunia

Temui yang Punya Dunia



Temui yang punya Dunia… Cari,kjr,&minta dunia sama yang Pny, lewat Cara2Nya. &bagi lagi yang Pny. Sedep dah. jangan pake malu,sungkan,aplg mls.
Jgn jauhi yang pada pengen dunia, dari Yang Punya. Ntar pada salah jln. kasih motivasi bahwa Allah itu Maha Pemurah&Pengasih.
Kl ada yang dhuha/sdkh pngn kaya, salah g? He he, yang salah mah yang korupsi. Trs giatin dah krj/ush,hdp lrs,trs bljr,&bljr sbr&istiqomah.
Bila kita sudah malu untuk brdoa? ngga malu aja udah jarang doa, apalagi malu. Bila kita ngga boleh doa? Disuruh2in aja juarang doa, he he.
Ikhlas bukan i-k-h-l-a-s. Itu ikhls bahasa ind. tanpa pamrih. jangan semua disikat. Doa itu bukan mnjdkan kita riya/ga ikhls. Doa itu sunnah.
Niatnya apa pas dhuha? Ya niat shalat dhuha. Doanya? Minta kaya,jodoh,rizki cukup,diampuni,pny anak,bs ush,lulus,bs lanjut studikeLN, dll.
Niatnya apa pas sdkh? Ya niat sedekah, Doanya? Doa mah ya trsrah. Minta punya 10M juga blh+rmh,mbl+jodoh+anak, dan lain-lain. ngga skdh? boleh koq doa.
Islam itu agama yang gampaaaaaannnngggg banget. ngga nyusahin pemeluknya. Hanya perlu lapangkan dada, &trus bljr. jangan 1 guru. banyak guru.
&dunia itu asli kudu dicari, dikejar, diminta. Asal jangan lalai, &jgn jadi budak dunia. Mau ya susah? He he. Tambahin ilmu syukurnya.
Nyari dunia, jika pake cara2Nya Allah, ya ibadah. Apaan aja? Di antaranya krja,ush,dgng,bljr. &jg lewat semua amalan sunnah.
Di balik semua amalan sunnah, ada kjayaan, kmnangan,kbhgiaan,ksksesan,ktnangan. semua itu 0,000 sekian persen aja yang dikasih di dunia.
Allah Maha Kaya. Kaya Buanget2. ngga bakal kehabisan pahala gara2 kita minta dunia-Nya di dunia ini. Masa iya Allah segitu pelitnya?
Ada anak, panas. Ibunya sedekah. Masa ngga boleh minta sembuh? “Sedekah yang ikhlas Bu! jangan minta2 smbuh. Sembuh urusan Allah!” (???)
Ada remaja nganggur. Ada gitar. Gitarnya dijual. Sedekah. Trus ngga boleh gitu berdoa supaya ngga nganggur? ngga usah sedekah dong?
Ada orang, udah 40th umurnya. Tergerak dhuha. Pengen banget jodoh. Dah pegel nerima undangan. Pengennya ngundang, he he. So?
So? Dhuha gi dah. Biarin aja orang kata ngga ikhlas. Emang mau sampe 50 sendiri? Sedekah dah. Silahkan pamrih sepamrih2nya sama Allah.
Yg lain blg ngga ikhlas, kita bilang: Bukan. Ini namanya yakin. Allah nyuruh, kita sambut. Allah ngejanjiin, kita ngejalanin. Demen dah.
Yg blg riya, kita bilang, engga. Riya itu sama orang. Sama Allah mah namanya manja. Ngasih tau yang Allah pastinya udah tau. jadi deket banget.
“Ya Allah, saya dah sedekah gaji nih… Bikin saya banyak duit ya… Masa ngga kasian… Ini udah resiko niiihhh… Resiko diomelin bini…”
“Ya Allah, saya dhuhan 8 rokaat nih saban hari. Mudahin saya skripsi. Ntar kalo lulus, saya jaga dah dhuhanya. Biar mudah kerja/ush.”
Yg marah2 mah, manusia. Allah dimintain kayak apa aja, kalem. ngga pernah nolak, ngga pernah ngelarang. “Siapa kamu?! Minta…!!” Engga tuh.
Allah malah kangen situ pada minta… Mau kaya…? Jangan cari jalan lain ya… Ntar situ pada susah…
Saya ngetweet bukan karena ada yang kontra. tapi supaya jadi tambahan ilmu&jwbn. Selengkapnya ada di buku: “Boleh ngga sih sdkh, ngarep?”. Salam.
Kl dah hasil, jangan sombong. Bukan karena amal saleh. tetap karena Kemurahan Allah. Doain saya jg, biar kagak ada kesombongan di dalam tweet ini.
sumber : http://yusufmansur.com/temui-yang-punya-dunia
Egois bagian ke-II

Egois bagian ke-II




Prinsip-prinsip yang sudah diterapkan di awal, bisa diberlakukan di urusan lain selain soal egois. Bilamana ditemukan keadaan-keadaan yang membuat kita tidak enak, coba senantiasa berpikir ke dalam, melihat ke dalam, mencari ke dalam. Dikhawatirkan bukan karena orang lain, tetapi kita sendirilah yang mengundang semua hal di luar menjadi “ada”.
Saya contohkan lagi. Ada seseorang yang zalim kepada si A. Tapi si A tidak membalas, entah karena sungkan, takut, atau karena apa. Tapi kemudian Allah hadirkan si B, si C, si D, untuk kita, sebagai bayaran atas perbuatan kita kepada si A.
Ada disinggung istidraj di kuliah twitter terdahulu. Yakni keadaan-keadaan di mana kesenangan begitu banyak, namun maksiat dan kedurhakaan sedang dilakukan oleh kita. Sementara Allah Melihat dan belum menurunkan balasan atau azab buat mereka, memberi waktu kepada mereka, memanjangkan waktu untuk mereka, dan Allah pun masih saja menurunkan rizki untuknya, bahkan kadang membanyakkannya. Maka keadaan itulah yang disebut Istidraj.
“Walaa yahsabannalladziina kafaruu annamaa numlii lahum khoirul li-anfusihim. Innamaa numlii lahum liyazdaaduu itsmaa. Walahum ‘adzaabun ‘adzhiim. Dan janganlah orang-orang kafir mengira bahwa tenggang waktu yang Kami berikan untuk mereka, baik untuk mereka. Sesungguhnya tenggang waktu yang Kami berikan kepada mereka itu hanyalah agar dosa mereka bertambah-tambah, dan mereka mendapatkan azab yang menghinakan.” (Qs. Aali ‘Imroon: 178).
Wa-aakhoruuna murjauna li-amrillaahi immaa yu’adzdzibuhum wa-immaa yatuubu ‘alaihim. Wallahu ‘aliimun hakim. Dan ada pula orang yang ditangguhkan sampai ada Keputusan Allah. Adakalanya Allah akan mengazab mereka dan adakalanya Allah akan menerima taubat mereka. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (Qs. At Taubah: 106).
Jangan malah tertawa ketika dibiarkan Allah. Jangan merasa senang Allah belum menurunkan balasan-Nya. Justru harusnya menjadi khawatir. Nanti keburu gede itu balasan Allah, dan ga kuat lagi menanggungnya. Dan sebenernya, balasan Allah di urusan keburukan, harusnya sekecil apapun, janganlah diharapkan. Baik sangkanya kita kepada Allah adalah saat Allah membiarkan kita, memberikan waktu untuk kita, adalah Allah pengen melihat kita ini bertaubat, berhenti dari perbuatan buruk, busuk, kotor, salah, bejat, jelek, dosa, maksiat, lalu mau menebusnya dengan serangkaian amal saleh, amal baik, ibadah, sampe kita diwafatkan Allah.
Berdoalah kepada Allah, bahwa kita-kita ini yang masih hidup, pasti kan akan diwafatkan. Dan kalau diwafatkan, kita pastinya akan dibangkitkan, untuk mempertanggungjawabkan segala amal perbuatan kita. Berdoalah, supaya Allah menghapus benar seluruh kesalahan kita, dan tidak ditampakan segala kesalahan kita itu di pengadilan hisab nanti.
“Wattaquu yauman turja’uuna ilallaahi. Tsumma tuwaffaa kullu nafsin maa kasabat wa hum laa yudzlamuun. Dan takutlah akan ada satu hari di mana kalian semua dikembalikan kepada Allah. Kemudian setiap orang akan dibalas dengan balasan yang sempurna sesuai dengan apa yang telah dilakukannya, dan mereka tidak akan dizalimi.” (Qs. al Baqarah: 281).
Untuk Saudara yang ada perlakuan orang yang jelek terhadap Saudara, cobalah pikirkan bagaimana perlakuan Saudara ke Allah dan ke hamba-hamba-Nya yang lain. Pikirin itu. Jangan dipikirin hanya perlakuan orang lain ke Saudara dan apalagi mikirin Perlakuan Allah ke Saudara yang dianggap ga adil lah, jahat lah, buruk lah, hingga yang ada hanya penyesalan, gerutuan, rerasanan, tanpa menyadari kesalahan diri sendiri.
Saudara dikasih mata oleh Allah, tapi melihatnya yang haram-haram terus, dipakenya untuk maksiat terus. Malu lah sama Allah. Udah dikasih mata, koq ya bukan melihat untuk kebaikan. Dikasih mata bukan untuk melihat Quran. Dikasih mata koq ga bisa melihat mereka yang susah. Udah mah emang-emang faktor umur, semua pasti akan berkurang penglihatan matanya. Tapi gimana kalo bukan soal umur saja? Melainkan pengurangan nikmat adalah dari Allah, sebab kita dikenakan azab kecil di dunia ini?
Kita punya motor, patah spionnya. Besi tatakan spion masih utuh, hanya kaca spion dan tempatnya yang jatuh. Kemudian karena lama sejak jatuhnya ga dibener-benerin, akhirnya ujungnya berkarat. Eh eh eh, di kemudian hari kita terjatuh dari motor. Potongan besi bagian ujung, menancap persis di mata sebelah kiri kita. Subhaanallaah dah! Berdarah bukan dari bagian lain! Tapi berdarah dari bagian mata. Masya Allah. Dan mata pun berbalik bola matanya. Bagian depan ke belakang, bagian belakang, ke depan. Astaghfirullah. Rupanya, jatuh pertama kalinya itu spion, adalah tanda-tanda dari Allah. Sedangkan Allah kasih waktu kita supaya memperbaiki diri, menggunakan mata untuk urusan baik-baik. Tapi ternyata kita tidak kunjung baik. Akhirnya ya digituin dah sama Allah.
Inilah secuplik tentang istidraj.
Silahkan Saudara kalau kuat, lawan Allah, tantang Allah, ga usah jalankan apa yang Allah seru, langgar apa-apa yang Allah perintahkan. Dan nikmatilah azab Allah.
Mulai sekarang, ingat-ingat, kalau lagi banyak rizki, banyak kelapangan, sementara hidup deket dengan maksiat, dan sepi dari ibadah, khawatirlah sedang diistidrajkan Allah. Segera bertaubat, jangan sampe terlambat azab sudah membesar.
Nah, kembali pada soal doa, soal egoisme, jangan-jangan kita ini yang egois. Mikirinnya perbuatan orang terus ke kita, dan perlakuan Allah terus ke kita. Bukan mikirin, jangan-jangan kita yang salah, baik ke dia langsung, yang menyakiti kita, atau yang lain yang kita sakiti, hingga Allah hadirkan sosok lain untuk menyakiti kita.
Maka itu, ketika ditanya, doa apa ya yang bisa dipanjatkan tatkala kita berhadapan dengan suami/istri yang egois? Pembahasannya saya panjangkan kali lebar. Supaya bertambah pengetahuan dan peringatan dari saya untuk saya sendiri.
Di dalam rundown atau prinsip doa, ada prinsip istighfar. Prinsip memohon ampun, memuhasabahkan diri. Sebelum meminta kepada Allah. Sebelum berdoa kepada Allah. Kalau Saudara bisa tepat masuk ke jantung hati dan pikiran Saudara ketika berdoa, niscaya kita bisa-bisa berhenti melanjutkan doa dulu untuk sementara, untuk fokus kepada permohonan ampun kepada Alah.
Allah Maha Pengampun. Sebesar apapun dosa kita, Allah memiliki ampunan yang lebih besar dan lebih luas daripada seluruh dosa kita. Allah juga Maha Mengubah Keadaan. Ubah keadaan dengan banyak-banyak minta ampun. Semua keadaan di dalam Genggaman Allah. Semua perubahan di Tangan Allah. Allah Kuasa membolakbalikkan hati dan semua apa yang kita inginkan untuk berubah.
Saya cukup panjang mengupas soal ini sebagiannya di Buku “Temukan Penyebabnya Temukan Jawabannya”. Mudah-mudahan Saudara semua bisa memilikinya.
Insya Allah kita lanjutkan nanti pembahasan ke prinsip berikutnya dalam berdoa, yang ada hubungannya soal egois. Yakni ke prinsip alhamdulillaah. Prinsip memuji Allah, berterima kasih kepada Allah.
Silahkan mengembangkan tulisan ini ke kehidupan Saudara semua, ga hanya di urusan egois saja. Barangkali ada yang berurusan bukan dengan orang yang egois, tapi soal ga dapat-dapat pekerjaan, ga dapat-dapat modal usaha, ga pernah sukses-sukses, ga pernah berhasil berhasil, sakit-sakitan, koq ya rugi terus, koq ya hutang ga pernah kebayar, belum menikah, belum punya anak, dan lain sebagainya.
Makasih ya.
Pelajaran belum usai. Jadi, jangan berhenti belajar. Teruslah belajar.
Oh ya, untuk Saudara yang belum ikutan PatunganUsaha, jangan ampe ga ikut ya. Dengan 10jt, Saudara bisa ikut mewujudkan dan memiliki bisnis hotel dan apartemen yang dibangun bersama saya. Tiap tahun insya Allah dapat return dari penyelenggaraan hotel dan apartemen tersebut. Kisarannya 8% setiap tahunnya. Dan insyaAllah ini lebih besar dah daripada naro di bank, he he he. Di bank kisarannya 4%. Dan 10 tahun ke depan, duit 10jt itu dibalikin mudah-mudahan dah bisa dikembalikan 100%. Kalau belum bisa mencapai 100% di tahun ke-10, ya mudah-mudahan di tahun ke-12 bisa kembali, sementara returnnya tetap dapat di tahun ke-11 dan ke-12. Bila belum juga, ya kita panjangin pengembalian sampe 15 tahun, sementara bagi hasilnya tetap dapat sampe tahun ke-15 tsb. Koq bisa ya? Ya bisa, sebab selama hotel dan apartemen itu insya Allah masih berdiri dan beroperasi dengan izin Allah, ya dapat terus bagi hasilnya. Bahkan setelah dipulangkan modalnya pun, masih terus dapat bagi hasilnya bila hotel dan apartemen masih beroperasi.
Bagaimana jika ga kembali kembali modal? He he, ya dijual aja tuh hotel dan apartemennya. Pasti insya Allah sudah akan naik koq assetnya. Masa iya, tanah dan hotel deket bandara Soekarno Hatta Jakarta, ga bertambah-tambah harganya? Iya kan? Dibagi-bagi dah. Berapa harga jualnya, segitu yang dibagi setelah dipotong pengeluarabn-pengeluaran.
Insya Allah aman dah. Dan mudah-mudahan masih dapat berbagai kelebihan dari bisnis halal ini. Sebab hotel ini didedikasikan salah satunya untuk melayani jamaah haji dan umrah sepanjang tahun yang akan berangkat menunaikan ibadah haji dan umrah ke tanah suci. Mudah-mudahan dapat dah pahalanya.
Silahkan Saudara login ke www.patunganusaha.com. Cari tahu lebih banyak lagi, dan selamat ikutan ya. Saya doain, banyak rizki. Bisa ambil lebih dari 1 lembar. 10, atau 100 lembar, aamiin.
Salam hormat, Yusuf Mansur. Sampe ketemu di Egois bagian ke-III.
by : http://yusufmansur.com/egois-bagian-ke-ii/
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Kerjinan Kardus - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger